Senin, 05 Oktober 2020

 

Esai Mental Health

Manusia adalah makhluk sosial. Kehidupan sosial manusia tidak hanya bertopang pada hubungan antar individu, namun juga hubungan masing-masing individu dengan dirinya sendiri. Meningkatnya angka bunuh diri akibat menurunnya kesehatan mental merupakan salah satu yang sering dibahas. Perkembangan zaman saat ini menuntut para anak muda untuk bekerja lebih keras. Hal ini menjadi penggerak utama tekanan hidup anak muda saat ini.

Ketika seseorang mengalami kehilangan, kekalahan, maupun ketidakpastiaan, orang-orang cenderung memikirkannya terus-menerus dan mengalami penurunan kesehatan mental pada diri mereka. Menurut ourworldindata.org, tingkat kematian akibat bunuh diri pada tahun 2017 sebesar 1,4 % pada anak-anak muda. Anak-anak muda memiliki kisaran umum 17-25 tahun. Pada orang dewasa dan usia tua pun masih memiliki tingkat bunuh diri yang cukup tinggi. Klasifikasi menjadi orang yang berhasil menuntut mereka sulit berekpresi.

Kehidupan sosial masyarakat saat ini pun  memicu penurunan kesehatan mental. Kesehatan mental menyangkut emosional, psikologikal, dan kehidupan bersosial. Hal ini mempengaruhi bagaimana kita berpikir, merasakan, dan bertindak. Kesehatan mental juga mempengaruhi bagaimana kita bertindak untuk mengatasi tekanan dalam hidup, berhubungan dengan orang lain, dan membuat pilihan dalam hidup. Pilihan-pilihan yang dianggap kurang baik dalam kehidupan sosial mengindikasikan kesehatan mental seseorang dalam keadaan yang buruk.

Tahapan kehidupan dari kita kecil sampai besar mempengaruhi kesehatan mental masing-masing. Selama perjalanan hidup kita, kita mengalami banyak permasalahan, mulai dari kegagalan, penghianatan, maupun tindakan pelecehan dan pem-bully-an; dapat mempengaruhi mental kita di masa yang akan mendatang. Faktor lain yang mungkin mengakibatkan masalah kesehatan mental yakni faktor biologis. Pusat berpikir semua makhluk hidup adalah otak, perubahan pada senyawa kimia yang terkandung di dalam otak dapat mempengaruhi mental masing-masing orang. Tindakan-tindakan yang merusak otak berupa kecanduan merokok, penggunaan narkoba, dan sebagainya; dapat mempengaruhi dinamika perubahan senyawa kimia dalam otak yang mengarahkan pada masalah kesehatan mental.

Tanda-tanda seseorang memiliki penyakit mental yakni kurang tidur atau terlalu banyak tidur, terlihat lemas, menarik diri dari kehidupan sosial, merasa tidak memiliki harapan dalam hidup, suka berkelahi, kesulitan melakukan kegiatan sehari-hari. Jika dirasa memiliki tanda-tanda tersebut, anda disarankan untuk melihat diri anda lebih dalam, memaknai hidup secara lebih baik, dan dalam tahapan yang sudah sangat buruk haruslah mengonsultasikan diri anda ke tenaga ahli dalam bidang kesehatan mental.

Peningkatan kesehatan mental dan keuntungannya. Seseorang yang memiliki mental yang sehat dapat memahami dirinya lebih baik. Mereka cenderung berusaha lebih keras sebab menyadari potensial dalam dirinya. Kegiatan sehari-hari menjadi lebih mudah sebab lebih produktif. Akhirnya, mereka dapat berkontribusi positif kepada masyarakat sekitar.

Terdapat beragam cara untuk menjaga kesehatan mental, yaitu : Mengonsultasikan diri ke tenaga ahli di bidang kesehatan mental, membuat hubungan yang lebih baik dengan orang lain, berpikiran positif, aktif melakukan kegiatan fisik, membantu sesama, tidur yang cukup, dan mengembangkan kemampuan khusus yang bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar