Esai Mental Health
Manusia adalah makhluk sosial. Kehidupan sosial manusia
tidak hanya bertopang pada hubungan antar individu, namun juga hubungan
masing-masing individu dengan dirinya sendiri. Meningkatnya angka bunuh diri
akibat menurunnya kesehatan mental merupakan salah satu yang sering dibahas.
Perkembangan zaman saat ini menuntut para anak muda untuk bekerja lebih keras.
Hal ini menjadi penggerak utama tekanan hidup anak muda saat ini.
Ketika seseorang mengalami kehilangan, kekalahan, maupun ketidakpastiaan,
orang-orang cenderung memikirkannya terus-menerus dan mengalami penurunan kesehatan
mental pada diri mereka. Menurut ourworldindata.org, tingkat kematian akibat
bunuh diri pada tahun 2017 sebesar 1,4 % pada anak-anak muda. Anak-anak muda
memiliki kisaran umum 17-25 tahun. Pada orang dewasa dan usia tua pun masih
memiliki tingkat bunuh diri yang cukup tinggi. Klasifikasi menjadi orang yang berhasil
menuntut mereka sulit berekpresi.
Kehidupan sosial masyarakat saat ini pun memicu penurunan
kesehatan mental. Kesehatan mental menyangkut emosional, psikologikal, dan kehidupan
bersosial. Hal ini mempengaruhi bagaimana kita berpikir, merasakan, dan
bertindak. Kesehatan mental juga mempengaruhi bagaimana kita bertindak untuk
mengatasi tekanan dalam hidup, berhubungan dengan orang lain, dan membuat
pilihan dalam hidup. Pilihan-pilihan yang dianggap kurang baik dalam kehidupan
sosial mengindikasikan kesehatan mental seseorang dalam keadaan yang buruk.
Tahapan kehidupan dari kita kecil sampai besar mempengaruhi kesehatan
mental masing-masing. Selama perjalanan hidup kita, kita mengalami banyak
permasalahan, mulai dari kegagalan, penghianatan, maupun tindakan pelecehan dan
pem-bully-an; dapat mempengaruhi mental kita di masa yang akan
mendatang. Faktor lain yang mungkin mengakibatkan masalah kesehatan mental
yakni faktor biologis. Pusat berpikir semua makhluk hidup adalah otak,
perubahan pada senyawa kimia yang terkandung di dalam otak dapat mempengaruhi
mental masing-masing orang. Tindakan-tindakan yang merusak otak berupa
kecanduan merokok, penggunaan narkoba, dan sebagainya; dapat mempengaruhi dinamika
perubahan senyawa kimia dalam otak yang mengarahkan pada masalah kesehatan
mental.
Tanda-tanda seseorang memiliki penyakit mental yakni kurang
tidur atau terlalu banyak tidur, terlihat lemas, menarik diri dari kehidupan
sosial, merasa tidak memiliki harapan dalam hidup, suka berkelahi, kesulitan
melakukan kegiatan sehari-hari. Jika dirasa memiliki tanda-tanda tersebut, anda
disarankan untuk melihat diri anda lebih dalam, memaknai hidup secara lebih baik,
dan dalam tahapan yang sudah sangat buruk haruslah mengonsultasikan diri anda
ke tenaga ahli dalam bidang kesehatan mental.
Peningkatan kesehatan mental dan keuntungannya. Seseorang
yang memiliki mental yang sehat dapat memahami dirinya lebih baik. Mereka cenderung
berusaha lebih keras sebab menyadari potensial dalam dirinya. Kegiatan
sehari-hari menjadi lebih mudah sebab lebih produktif. Akhirnya, mereka dapat
berkontribusi positif kepada masyarakat sekitar.
Terdapat beragam cara untuk menjaga kesehatan mental, yaitu
: Mengonsultasikan diri ke tenaga ahli di bidang kesehatan mental, membuat
hubungan yang lebih baik dengan orang lain, berpikiran positif, aktif melakukan
kegiatan fisik, membantu sesama, tidur yang cukup, dan mengembangkan kemampuan
khusus yang bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar